LAMPUNG SELATAN— Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya penyelundupan senjata api rakitan lintas provinsi di Pelabuhan Bakauheni, Senin (6/7/2026). Senpi jenis revolver itu diduga akan dipakai untuk aksi kriminal di Pulau Jawa.
Pengungkapan dilakukan personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni saat pemeriksaan rutin di Pos Seaport Interdiction, sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas menghentikan Toyota Avanza hitam BE 1057 NK yang hendak menyeberang ke Jawa.
Barang bukti 1 pucuk senpi rakitan jenis revolver, 4 butir amunisi aktif kaliber 5 mm, tas ransel hitam, kardus pembungkus, 1 unit Toyota Calya, dan 1 unit Honda Beat diduga hasil kejahatan.
Sopir travel diamankan di lokasi. Penerima berinisial YY ditangkap di Pasar Serang Baru, Cikarang Selatan, Selasa (7/7/2026) pukul 03.00 WIB lewat operasi controlled delivery. DPO S , diduga pengirim sekaligus pengendali jaringan, masih diburu.
Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting menyebut senpi disembunyikan dalam paket travel. Sopir tidak tahu isi paket karena diklaim hanya berisi pakaian dan ponsel.
“Dari hasil pemeriksaan kendaraan tersebut, kami mengamankan satu orang sopir travel serta menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, empat butir amunisi aktif kaliber 5 milimeter, satu tas ransel hitam, dan satu kardus pembungkus,” ujar Fransiskus saat konferensi pers, Kamis (9/7/2026).
Paket diambil dari perempuan berinisial A, adik DPO S, di Kecamatan Jabung, Lampung Timur. Tujuannya Pasar Serang Baru, Cikarang Selatan, dengan ongkos Rp300 ribu agar tidak mencurigakan.
Tersangka YY mengaku sudah tiga kali membegal di wilayah Serang, Banten. Tiga motor hasil begal dikuasai, dua sudah dijual, satu Honda Beat disita saat penangkapan. Polisi menyebut senpi rakitan itu rencananya untuk aksi kejahatan di Jawa.
Tersangka dijerat Pasal 306 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP karena tanpa hak menerima, menguasai, membawa, mengangkut, menyimpan, dan mengirim senjata api beserta amunisi. Ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Fransiskus menegaskan keberhasilan ini menunjukkan Pelabuhan Bakauheni sebagai titik pengawasan utama perlintasan Sumatera-Jawa. Pengamanan ketat dan metode controlled delivery berhasil memutus rantai distribusi senpi ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan di Jawa.
(Sior/@)

