Berita

Anggaran Dinas Perikanan TA 2025 Diduga Tabrak Perpres,Kadis Lama Bungkam,Kadis Baru Nge’les,Kata PPK Begini!

1
×

Anggaran Dinas Perikanan TA 2025 Diduga Tabrak Perpres,Kadis Lama Bungkam,Kadis Baru Nge’les,Kata PPK Begini!

Sebarkan artikel ini

Lampung Selatan,-Skandal dugaan kejanggalan APBD Dinas Perikanan Lampung Selatan TA 2025 makin panas. Setelah diberitakan, mantan Kepala Dinas yang menjabat di 2025 memilih bungkam, sementara PPK belum menjawab saat dikonfirmasi mediari , Jumat (24/4/2026).

‎Padahal 3 poin janggal sudah dilempar ke meja mereka,hibah Rp 604 juta PAYMENT OUTSIDE SYSTEM, borong 15+ paket ATK ke satu penyedia, dan proyek TPI Rp 357 juta tanpa tender.

‎Sebelumnya,Dwi Jatmiko S.P.i,M.Si, mantan Kadis Perikanan 2025 memilih bungkam. Chat WhatsApp Mediari centang dua, tapi tak dibalas sebaris pun. Sementara Kadis baru,Aryantoni S.Sos, M.M saat dikonfirmasi lempar tanggung jawab: “Coba hubungi PPK-nya Podang,” katanya. Jumat (24/4/2026).

‎Misteri APBD Dinas Perikanan Lampung Selatan makin liar. Sementara PPK Dinas Perikanan, Podang Kencana P, S.H  saat dikonfirmasi dua kejanggalan Rp 961 juta, PPK cuma jawab ‘Ke kantor aja bro besok Senin’ dan ‘Gua lagi nyetir’ ucap Podang .

‎Dua jawaban itu meluncur dari PPK saat  menagih bukti paling dasar BAST 5 paket hibah Rp 604,8 juta dan dasar hukum TPI Rp 357 juta tanpa tender. Bukan jawaban, yang datang malah ajakan ngantor dan alasan di jalan.

‎Lebih lanjut, saat dikejar TPI Rp 357 Juta, Alasannya PPK ini soal Rehabilitasi TPI Kuala Jaya Rp 357.746.558 yang dikerjakan via Pengadaan Langsung itu  dibolehkan, karena saat itu gangguan sistem. Kasihan penyedia lama nunggunya. Ya udah nanti aja gua lagi di jalan, lagi nyetir.”pungkas Podang .

‎Dua alasan itu menabrak aturan. Perpres 12/2021 Pasal 38: konstruksi >Rp 200 juta wajib tender. Pengecualian cuma untuk darurat bencana. ‘Gangguan sistem SPSE’ dan ‘kasihan penyedia’ tidak ada di aturan.

‎Dari 3 isu yang dikonfirmasi tersebut ,hibah Rp 604 juta, 15+ paket ATK N BAYU ADHAN, TPI Rp 357 juta – PPK hanya bahas TPI dengan alasan janggal. Soal hibah dan ‘Raja ATK’, Dinas Perikanan Lampung Selatan Bungkam.

(or)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *