BANDAR LAMPUNG – Target swasembada pangan 2027 di ujung tanduk. Penyebabnya klasik gudang beras.
Menelusuri jejak sidak Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Lampung, 8 Mei 2026. Hasilnya sinyal bahaya sudah menyala.
Saat dikonfirmasi soal kapasitas gudang dan strategi kuras stok lama, Wakil Kepala Bulog Lampung menahan jawaban.
”Baik kami koordinasikan dengan Pak Pimwil terlebih dahulu ya Pak,” balasnya via WhatsApp, Senin 12/5/2026 pukul 08.11 WIB.
Humas Bulog, Ido, menyusul. “Assalamualaikum, saya Ido dari Bulog Kanwil Lampung, izin bang terkait arahan pimpinan nanti sampai kantor baru saya tanggapi ya bang, posisi sekarang masih di luar bang 🙏🏻,” tulisnya pukul 08.15 WIB.
Artinya: hingga hari ini, tak ada satu pun angka resmi. Berapa ton stok mengendap? Berapa persen gudang penuh? Publik tidak tahu.
Ketua Bara JP Lampung Faisal Sanjaya bicara tanpa tedeng aling-aling.
”Stop wacana, bangun gudang. Pak Wapres sudah ke Lampung. Ini ultimatum. Lima jurus harus jalan sekarang,” tegasnya pada mediari, Senin (12/5/2026)
Lima jurus yang dimaksud, diantaranya
Kuras total stok 2025-2026. Gudang Bulog wajib kosong sebelum panen 2027.
RMU wajib punya gudang. Jangan semua dilempar ke Bulog.
KUR gudang dipercepat. Bunga murah tapi pencairan macet = bohong.
Pangkas izin mahal. Birokrasi membunuh investasi pangan.
Sikat pemalak investor. Oknum ngaku masyarakat harus ditangkap.
”Siapa main-main dengan swasembada, berhadapan dengan Bara JP,” ancam Faisal Sanjaya.
Lebih lanjut fakta di lapangan. Setiap panen raya, gabah petani numpuk di lantai jemur. Alasan Bulog selalu sama gudang penuh. Harga gabah jatuh. Petani rugi. Negara impor.
Lampung adalah lumbung Sumatera. Jika gudang Lampung jebol, seluruh target swasembada 2027 runtuh
8 Mei 2026, Wapres Gibran sidak Kampung Nelayan Merah Putih, Lampung Timur. Didampingi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, Gibran minta infrastruktur pangan dibenahi.
Pesan itu jelas pusat sudah turun. Daerah jangan main-main.
Pertanyaan yang belum dijawab Bulog,berapa kapasitas riil gudang Bulog se-Lampung hari ini?
Berapa juta ton beras lama masih mengendap?
Kapan stok itu dikosongkan? Dengan cara apa?
Sanggup tidak Bulog serap panen 2026/2027?
Kenapa jawaban harus tunggu Pimwil? Data gudang bukan rahasia negara.
Swasembada 2027 tinggal 1 tahun 7 bulan. Jika pengosongan gudang tidak dimulai semester ini, panen 2027 akan busuk di sawah.
Bara JP sudah ancam. Wapres sudah sidak. Bulog masih “koordinasi”.
Rakyat tidak makan koordinasi. Rakyat makan beras.
Hingga berita ini diterbitkan , mediari masih menunggu jawaban resmi Pimpinan Wilayah Bulog Lampung. Publik berhak curiga,ada yang ditutupi dari gudang Bulog Lampung.
(ior)











