Jakarta – Ikatan Wartawan Online (IWO) akan memperingati hari jadinya yang ke-14 pada 8 Agustus 2026 mendatang. Di tengah derasnya arus disinformasi dan meningkatnya polarisasi digital, organisasi profesi yang berdiri sejak 2012 ini mengusung tema “Profesionalisme Wartawan IWO, Berdampak Bagi Kebaikan Bangsa” sebagai komitmen memperkuat kualitas jurnalisme nasional.
Ketua Umum Pengurus Pusat IWO, Dwi Christianto, S.H., M.Si., menegaskan bahwa profesionalisme bukan sekadar standar teknis, melainkan panggilan moral di era banjir informasi saat ini. Menurutnya, akurasi, keberimbangan, dan independensi menjadi modal utama untuk menjaga keutuhan bangsa dari ancaman perpecahan.
“Di usia ke-14 ini, IWO semakin yakin bahwa profesionalisme wartawan harus memberikan dampak nyata bagi kebaikan bangsa. Kami berkomitmen menghasilkan jurnalisme yang akurat, berimbang, dan solutif, sehingga dapat menjadi pendorong kemajuan, persatuan, serta kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Dwi Christianto dalam keterangannya, Selasa (29/7).
Sepanjang perjalanannya, IWO telah melahirkan ribuan karya jurnalistik dari anggota yang tersebar di berbagai daerah. Untuk menjaga standar profesi, organisasi ini secara konsisten menggelar program pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta memperketat mekanisme pengawasan internal guna memastikan setiap produk jurnalistik terbebas dari muatan hoaks dan ujaran kebencian.
Tak hanya berfokus pada internal, IWO juga aktif menjalin kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk regulator dan platform digital. Langkah ini diambil untuk mendorong terciptanya regulasi yang berpihak pada pers yang sehat, bebas, dan bertanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan percepatan transformasi teknologi informasi di Indonesia.
(*)











