KALIANDA- Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Bob Bazar, SKM Lampung Selatan. Seorang keluarga pasien asal Palas, Warsono, kehilangan sepeda motornya di area parkir rumah sakit pada Selasa, 29 April 2026.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, motor milik keluarga Warsono raib saat diparkir di area RSUD. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa. Sumber internal rumah sakit menyebut, sedikitnya sudah lima kali pengunjung kehilangan sepeda motor di parkiran RSUD Bob Bazar dalam beberapa bulan terakhir.
Menanggapi kejadian tersebut, Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dr. Djohardi, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola parkir. “Untuk keluarga korban, kami sarankan dapat langsung menemui pengurus parkir PT ABG selaku pihak ketiga yang mengelola area parkir rumah sakit,” ujar Djohardi, Senin (11/6/2026).
Djohardi menegaskan, pengelolaan parkir RSUD Bob Bazar memang telah diserahkan kepada pihak ketiga. Namun, ia memastikan manajemen rumah sakit akan ikut memantau penanganan kasus ini. “Kami tetap bertanggung jawab memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Kami akan evaluasi kinerja vendor,” katanya.
Sementara itu, Warsono mengatakan dirinya sudah bertemu dengan pihak pengelola parkir. Menurut dia, PT ABG berjanji akan bertanggung jawab dan mengganti kerugian atas motornya yang hilang. “Katanya akan diganti rugi, tapi saya disuruh menunggu sekitar satu bulan untuk prosesnya,” ujar Warsono saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp.
Masalah parkir di RSUD Bob Bazar bukan hal baru.Pada tahun 2024- lalu, Panitia Khusus DPRD Lampung Selatan menyoroti kondisi parkir yang “masih semrawut” dan mesin parkir yang tidak berfungsi. Saat itu,managemen rumah sakit menyebut parkir dikelola pihak ketiga dan berjanji akan membenahi.
Februari 2025, kebijakan penunjukan vendor parkir baru sempat berujung ricuh. Pergantian vendor dilakukan setelah evaluasi RSUD yang saat itu dr. Reny Indrayani menilai pengelolaan oleh PT Lampung Selatan Maju tidak transparan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi tambahan dari PT ABG selaku pengelola parkir terkait maraknya kehilangan kendaraan dan mekanisme ganti rugi. Keluarga korban Warsono disebut telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Selatan.
Kasus berulang ini memunculkan pertanyaan soal efektivitas pengawasan vendor parkir di fasilitas publik vital seperti rumah sakit. Warga berharap ada perbaikan sistem keamanan, termasuk penambahan CCTV dan petugas jaga, agar kejadian serupa tak terulang.
(ior)











