Lampung.mediari.co– Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Unggulan Provinsi Lampung Tahun Ajaran 2026/2027 mencatat rekor baru. Animo masyarakat melonjak tajam dengan jumlah pendaftar menembus angka 34 ribu siswa, naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 14 ribu pendaftar.
Kepercayaan Publik Meningkat
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyebut lonjakan ini sebagai bukti nyata meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas sekolah unggulan di Lampung.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah pendaftar SPMB SMA Unggulan Provinsi Lampung mencapai sekitar 34 ribu peserta. Angka ini meningkat sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 14 ribu pendaftar. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah unggulan di Lampung semakin tinggi,” kata Thomas kepada mediari, Kamis 11 Juni 2026.
Menurut Thomas, tingginya minat masyarakat menjadi amanah yang harus dijawab dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana prasarana, dan kompetensi tenaga pendidik. “Pemerintah Provinsi Lampung melalui Disdikbud akan terus melakukan berbagai pembenahan agar sekolah-sekolah unggulan benar-benar mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
DPRD Apresiasi Sistem yang Transparan dan Akuntabel
Pelaksanaan SPMB 2026 turut menuai apresiasi dari legislatif. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, menilai sistem penerimaan tahun ini berlangsung transparan dan akuntabel.
“Kami memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan SPMB tahun 2026 dengan pola transparansi, ketepatan waktu pengumuman, kemudian real time,” ujar Deni Ribowo di kutip Rmol Lampung pada Kamis, 11 Juni 2026.
Politikus Partai Demokrat itu menambahkan, salah satu keunggulan SPMB tahun ini adalah hasil seleksi yang dapat dipantau masyarakat secara real time, sehingga proses penerimaan peserta didik baru berjalan lebih terbuka.
Deni juga menilai pelaksanaan SPMB 2026 menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Disdikbud dalam menghadirkan akses informasi yang terbuka kepada masyarakat.
“Provinsi Lampung memberikan akses informasi yang transparan. Kemudian dalam SPMB ini memang kita sudah berkomitmen bersama yang dituangkan dalam MoU sehingga pelaksanaan SPMB ini dilaksanakan tanpa intervensi,” tegasnya.
Komitmen Bersama untuk Pendidikan Berkualitas
Dengan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif, pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan kuantitas pendaftar yang tinggi, tetapi juga menjamin proses seleksi yang adil, bersih, dan bebas intervensi. Langkah ini menjadi fondasi penting bagi Disdikbud Lampung untuk terus membenahi layanan pendidikan demi mencetak lulusan SMA Unggulan yang unggul secara akademik, berkarakter, dan berdaya saing global.
(Sior Aka)
Sumber : Rmol Lampung











