Lampung Selatan-Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memberikan insentif kepada 2.222 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka. Penyerahan insentif ini dilakukan secara simbolis oleh Zita Anjani, Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, di Pendopo Agung Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan pada 11 Maret 2026.
Bentuk perhatian dan dukungan tersebut bukan sekedar simbol,melainkan wujud konkret perhatian pemerintah daerah kepada para pendidik yang menjadi garda terdepan dalam membentuk masa depan bangsa.
Pada kesempatan itu, Zita Anjani menyampaikan,pendidikan bermutu kini tidak sekadar jargon, tetapi harapan yang sedang dibangun bersama para pahlawan tanpa tanda jasa di depan papan tulis.
“Saya selalu memberikan perhatian khusus kepada para guru PAUD karena saya sendiri juga lahir dan tumbuh dari pendidikan PAUD,” kata utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata ini.
Zita mengakui bahwa jumlah insentif yang diberikan saat ini mungkin belum sepenuhnya sebanding dengan pengabdian para guru, namun pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan dukungan terbaik.
” Saya bersama Bupati Lampung Selatan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru PAUD di Lampung Selatan,” ujarnya.
Momen penyaluran tersebut ditandai oleh haru dalam hati: pengakuan bahwa perjuangan panjang mereka di ruang kelas, seringkali tanpa pengakuan formal, kini dibalas dengan dukungan nyata dari pemerintah. “Dengan insentif para guru ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kompetensi,” tegas Zita
Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menjelaskan insentif guru tahun 2026 diberikan untuk guru jenjang PAUD, Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan.
“Dengan penerima manfaat 2.222 guru, dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar. Pada tahap pertama penyaluran dilakukan untuk periode Januari-Februari 2026. Setiap guru menerima Rp600.000, atau Rp300.000 per bulan” pungkas nya.***











