Internasional

Gempa M7,8 Guncang Filipina Selatan, 19 Tewas dan 130 Terluka

3
×

Gempa M7,8 Guncang Filipina Selatan, 19 Tewas dan 130 Terluka

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Filipina_Sedikitnya 19 orang meninggal dunia dan lebih dari 130 lainnya terluka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Pulau Mindanao, Filipina selatan, Senin (8/6/2026). Gempa tersebut juga sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

Berdasarkan laporan NPR, gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer, sekitar 13 kilometer barat daya General Santos. Guncangan dipicu aktivitas Palung Cotabato dan terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. meminta warga pesisir segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi menyusul potensi tsunami. Ia memastikan pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana dalam kondisi siaga untuk merespons dampak gempa.

Kepala Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, Teresito Bacolcol, mengatakan gempa menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Pemantauan juga mencatat gelombang tsunami setinggi sekitar satu meter di Provinsi Sultan Kudarat.

Peringatan dini tsunami turut dikeluarkan Malaysia untuk wilayah Sabah dan Indonesia melalui BMKG. BMKG mencatat kenaikan muka laut hingga 83 sentimeter di perairan Sulawesi.

Meski demikian, setelah terjadi gempa susulan bermagnitudo 6,5, sejumlah negara yang sebelumnya mengeluarkan peringatan tsunami mulai mencabut status kewaspadaan. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) juga menyatakan ancaman tsunami bagi Guam telah berakhir dan tidak menimbulkan risiko bagi Hawaii.(*)

Pewarta : Nurdin Kamini

Sumber : Tempo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *