Berita

Sambut 1 Muharram 1448 H, PRNU Sidowaluyo Gelar Khitanan Massal, Layanan Kesehatan Gratis, hingga Pengajian Akbar

8
×

Sambut 1 Muharram 1448 H, PRNU Sidowaluyo Gelar Khitanan Massal, Layanan Kesehatan Gratis, hingga Pengajian Akbar

Sebarkan artikel ini

Lampung Selatan _Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, kembali meneguhkan ikhtiar khidmah kepada umat melalui beragam kegiatan sosial dan keagamaan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi khitanan massal, pelayanan kesehatan gratis, hingga Pengajian Akbar Triwulan Muslimat dan Fatayat NU yang digelar pada Selasa (30/6/2026).Momentum pergantian tahun hijriah yang menjadi penanda hijrah Rasulullah SAW dimaknai bukan sekadar seremonial, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan kuatnya sinergi antarstruktur dan badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama di tingkat ranting.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan agenda Muharram masih bertumpu pada kepengurusan harian NU, kini distribusi khidmah telah berjalan semakin matang. Gerakan Pemuda (GP) Ansor dipercaya mengoordinasikan khitanan massal, sedangkan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU memimpin layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Sejak pagi, suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai lokasi kegiatan. Sebanyak 17 anak dari Desa Sidowaluyo maupun desa-desa sekitar mengikuti khitanan massal dengan didampingi orang tua masing-masing. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian para peserta, panitia memberikan bingkisan berupa sarung, baju koko, peci, serta santunan uang saku.

Ketua PRNU Sidowaluyo, Ustadz Nasihin, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tahunan tersebut. Menurutnya, keberlanjutan agenda ini merupakan buah dari semangat gotong royong seluruh elemen Nahdliyin dan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini kita masih dapat melaksanakan kegiatan rutin ini. Ini semua berkat kontribusi dari semua pihak, seluruh banom, dan elemen masyarakat yang saling bahu-membahu,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Tak jauh dari lokasi khitanan massal, posko Pelayanan Kesehatan Gratis yang dikelola PR Fatayat NU juga dipadati warga. Dengan target melayani sekitar 250 orang, layanan pemeriksaan kesehatan umum tersebut dimanfaatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Menariknya, seluruh tenaga medis yang bertugas merupakan kader-kader NU yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan. Kedekatan lokasi pelayanan kesehatan dengan ruang khitan juga memudahkan koordinasi antartim dalam memantau kondisi peserta sekaligus memastikan seluruh layanan berlangsung sesuai standar medis.

Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Sidowaluyo, H. Haroni. Saat meninjau langsung seluruh rangkaian acara, mulai dari ruang khitan hingga pos pelayanan kesehatan, ia menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Desa terhadap berbagai program sosial-keagamaan yang diinisiasi Nahdlatul Ulama.

“Tentunya kegiatan seperti ini sangat baik untuk masyarakat dan kemajuan Desa Sidowaluyo. Kami dari pemerintah desa sangat mendukung penuh semua kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kemaslahatan umat,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Pengajian Akbar Triwulan Muslimat dan Fatayat NU Desa Sidowaluyo. Selain menjadi majelis ilmu, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi organisasi dalam menyatukan langkah dan menyelaraskan program-program keumatan di tingkat ranting.

Ribuan jamaah memadati lokasi pengajian untuk mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Gus Fuad Hasyim, Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah, Jati Agung. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias menjadi bukti bahwa semangat khidmah Nahdlatul Ulama terus tumbuh dan mengakar di tengah kehidupan warga.

Semangat GP Ansor yang mengusung ikhtiar “Merawat Jagat, Membangun Peradaban” serta spirit “Ora Wedi Sopo-Sopo Kejobo Seng Kuoso” tidak berhenti sebagai slogan. Di Desa Sidowaluyo, nilai-nilai tersebut hadir dalam bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat melalui sinergi antarbanom, gotong royong warga, dan kepedulian terhadap sesama sebagai wujud pengabdian kepada agama, bangsa, dan kemaslahatan umat.(*)

Pewarta: Nurdin Kamini

Sumber : Liputan Edy Sriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *