
Lampung Selatan _Memeriahkan Hari Santri Nasional 2026, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar lomba tata boga di Pondok Pesantren Al Hamid, Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Musabaqoh Santri Lampung Selatan (MUSALSAL) 2026 yang bertujuan mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta kemandirian santri, khususnya dalam bidang kuliner.
Lomba ini diikuti sejumlah lembaga dan organisasi, yakni PP Tribakti Darul Falah Nidhomutholibin, PP Fathul Buldaan, PP Hidayatul Mubtadiin, Fatayat NU, serta Muslimat NU Candipuro.
Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik dalam mengolah dan menyajikan hidangan, mulai dari masakan tradisional hingga kreasi kuliner modern berbahan lokal. Selain menjadi ajang unjuk keterampilan, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpesantren serta badan otonom NU.
Dewan juri terdiri atas Hj. Nunuk Nirwana, S.E., perwakilan Muslimat NU Lampung Selatan; Sahabat Mukhoyyaroh, S.Pd.I., perwakilan PC Fatayat NU Lampung Selatan; serta Ning Umi Latifah, perwakilan Nawaning.
Penilaian meliputi cita rasa, kebersihan, penyajian atau garnish, serta efisiensi penggunaan bahan baku.
Ketua RMI PCNU Lampung Selatan, Ust. Robi Gunawan, S.Sos.I., M.Pd., mengatakan lomba tata boga bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, melainkan wadah bagi santri untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan.
“Melalui lomba ini, santri didorong untuk menunjukkan kemampuan, keterampilan, dan inovasi dalam mengolah makanan,” ungkapnya.
Menurutnya, santri tidak hanya perlu memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga harus dibekali keterampilan praktis, kreativitas, dan kemandirian agar mampu menghadapi tantangan zaman.
Keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi santri untuk berkontribusi di tengah masyarakat, termasuk membuka peluang usaha dan mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Melalui MUSALSAL 2026, RMI PCNU Lampung Selatan berharap kegiatan antarpesantren dapat menjadi sarana pengembangan bakat, penguatan persaudaraan, sekaligus peningkatan kapasitas santri dalam berbagai bidang.
Semangat Hari Santri pun diharapkan tidak hanya tercermin dalam penguatan ilmu agama, tetapi juga melalui lahirnya generasi santri yang kreatif, mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)
Pewarta : Nurdin Kamini
Sumber : Arif W/rls/Edy Sriyanto











