Lampung Selatan _Pemerintah Desa Purwodadi menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting serta penyusunan program prioritas dalam RKP Desa Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, tenaga kesehatan, pendamping desa, serta elemen masyarakat.
Acara dihadiri oleh Camat Way Sulan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Way Sulan, Kepala Puskesmas Way Sulan yang diwakili oleh Bidan Desa Purwodadi, Pendamping Desa Kecamatan Way Sulan, Kepala Desa Purwodadi yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD, Ketua TP PKK, Kader KPM, Kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta perangkat desa lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Purwodadi Sumarsono, S.Pd., M.M., Camat Way Sulan Fitri Hidayat, S.Sos., M.M. yang diwakili oleh Eko Raharjo, S.IP., Pendamping Desa Kecamatan Way Sulan Reka Rully, Danramil Katibung Kapten Inf. Sobirin yang diwakili oleh Babinsa Desa Purwodadi Serda Bungsu Susilo, serta Kapolsek Katibung Iptu Ditahidayat, S.H., M.H. yang diwakili oleh Aipda Dedy Irwansyah, S.E. selaku Babinkamtibmas Desa Purwodadi.
Dalam sambutan Camat Way Sulan yang disampaikan oleh perwakilannya, ditegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting melalui konvergensi program antara desa dan kecamatan, integrasi data, serta peningkatan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Rembuk Stunting ini juga menjadi forum strategis untuk menyusun rencana kerja yang lebih terarah dan tepat sasaran dalam RKP Desa Tahun 2027.
Selain itu, seluruh pemangku kepentingan didorong untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting di Desa Purwodadi. Keterlibatan aktif pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader pembangunan manusia, kader posyandu, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Menutup sambutannya, Camat Way Sulan menegaskan bahwa persoalan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk Pemerintah Desa, BPD, Puskesmas, kader, dan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Rembuk Stunting 2026 ini, diharapkan lahir kesepakatan dan rekomendasi program yang efektif guna mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Purwodadi.(*)
Pewarta: Nurdin Kamini
Sumber : liputan











