Berita

Menag Nasaruddin Umar Lantik Empat Pimpinan PTKN, Minta Hadirkan Terobosan dalam 100 Hari Pertama

3
×

Menag Nasaruddin Umar Lantik Empat Pimpinan PTKN, Minta Hadirkan Terobosan dalam 100 Hari Pertama

Sebarkan artikel ini

JAKARTA _Menteri Agama RI, , resmi melantik empat pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di lingkungan Kementerian Agama. Prosesi pelantikan berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan bahwa para pimpinan PTKN yang baru harus segera bekerja dan menghadirkan perubahan nyata sejak awal masa kepemimpinan. Menurutnya, 100 hari pertama merupakan momentum strategis untuk menunjukkan inovasi, terobosan, serta arah baru bagi kemajuan institusi yang dipimpin.

“Hari ini adalah hari yang berbahagia, terutama bagi yang telah dilantik. Hari ini argo sudah mulai berjalan. Seratus hari ke depan harus sudah bisa dihitung apa yang akan dilakukan. Berikan kejutan bagi institusi yang Saudara pimpin,” ujar Menag.

Ia mengingatkan bahwa memimpin perguruan tinggi memiliki tantangan tersendiri karena harus mengelola komunitas akademik yang kritis dan dinamis. Oleh sebab itu, setiap kebijakan yang diambil harus berpijak pada pemahaman yang matang terhadap regulasi.

“Pelajari aturan dengan baik agar tidak keliru dalam mengambil kebijakan,” pesannya.

Menag juga menyoroti tantangan kepemimpinan para rektor yang dimulai menjelang agenda Pemilihan Umum. Situasi tersebut, menurutnya, berpotensi menghadirkan dinamika di lingkungan kampus yang perlu disikapi secara bijaksana dan profesional.

“Kalian menjadi rektor pada saat yang kritis karena menjelang pemilu. Tahun depan mungkin sudah mulai terasa. Siapkan mental menghadapi berbagai dinamika yang mungkin muncul,” tegasnya.

Selain menjaga stabilitas akademik, para pimpinan PTKN diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Menurut Menag, seorang rektor tidak hanya bertanggung jawab kepada pemerintah, tetapi juga kepada publik dan umat.

“Kita tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab keagamaan. Belum tentu sesuatu yang menurut kita baik otomatis diterima masyarakat. Karena itu, persembahkan yang terbaik bagi masyarakat dan umat,” katanya.

Menutup arahannya, Menag mengajak seluruh pimpinan PTKN membangun hubungan yang erat dengan masyarakat serta para tokoh agama di daerah masing-masing. Dengan demikian, kampus diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pencerahan kehidupan beragama.

Adapun pimpinan PTKN yang dilantik meliputi:

Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh.

Prof. Dr. Wajidi Sayadi, M.Ag., sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.

Prof. Tiwi Etika, S.Ag., M.Ag., Ph.D., sebagai Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang, Palangka Raya.

Prof. Dr. Azni, M.Ag., sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan tata kelola perguruan tinggi keagamaan yang adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat di masa mendatang.(*)

Pewarta : Nurdin Kamini
Sumber: Kementerian Agama RI, 6 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *