Jakarta,_Sejumlah negara dilaporkan mengalami gempa bumi signifikan dalam dua hari terakhir. Venezuela menjadi wilayah terdampak paling parah setelah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,5 dan 7,2 pada 24 Juni lalu.
Laporan awal menyebutkan diperkirakan sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan lebih dari 700 lainnya mengalami luka-luka. Kerusakan dilaporkan beberapa media menyebutkan terjadi di Caracas, La Guaira, serta Bandara Internasional Simón Bolívar yang mengalami gangguan operasional. Pemerintah disebutkan Venezuela telah menetapkan status darurat, sementara gempa susulan masih terus terjadi hingga Kamis (26/6).

Di Jepang, juga menurut informasi yang beredar gempa magnitudo 6,9 mengguncang lepas pantai Prefektur Iwate pada Kamis pagi. Otoritas setempat melaporkan enam orang mengalami luka ringan. Tidak ada peringatan tsunami, namun layanan Shinkansen Tōhoku sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan keselamatan.
Sementara itu, demikian juga halnya informasi tentang Yunani disebutkan diguncang gempa magnitudo 4,9 di kawasan Gunung Athos yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.
Di Indonesia, BMKG mencatat gempa magnitudo 5,3 di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Kamis siang. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Sejumlah wilayah lain seperti Filipina, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan California, Amerika Serikat, juga masih mengalami aktivitas gempa susulan pascabencana yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.(*)
Pewarta: Nurdin Kamini











