LAMPUNG SELATAN — Lahir di tanah Lampung Selatan, Tiga Pena Indonesia kini telah menapaki jejak yang membanggakan. Baru berusia dua tahun, media lokal asal Kalianda ini telah dipercaya masuk dalam jajaran 30 besar jaringan Promedia, jejaring yang menaungi sekitar 1.300 media di seluruh Indonesia.
Prestasi luar biasa ini disampaikan langsung oleh CEO Tiga Pena Indonesia, Firdaus KH, saat tasyakuran peringatan ulang tahun ke-2 yang digelar di Kantor Redaksi, Jalan Sinar Laut, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (20/10/2026).
Menariknya, 20 Oktober sengaja dipilih sebagai hari berdirinya Tiga Pena Indonesia pada tahun 2024 lalu,bertepatan dengan pelantikan Presiden Prabowo Subianto. Sebuah momentum yang diharapkan membawa semangat baru dan cita-cita untuk terus melangkah maju bersama bangsa.
”Dua tahun perjalanan ini membawa kami dari yang belum dikenal, kini berada di jajaran 30 besar dari sekitar 1.300 media dalam jaringan Promedia. Sebuah langkah kecil dari Lampung Selatan yang kini mulai terlihat secara nasional,” ungkap Firdaus.
Tidak berhenti di sini, Tiga Pena Indonesia telah menyiapkan peta jalan ke depan. Ekspansi jangkauan direncanakan menyentuh Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, hingga Banten. Langkah ini bukan sekadar memperluas wilayah liputan, melainkan memperkuat kehadiran pers yang independen dan berakar di daerah namun berdiri setara di tingkat nasional.
”Kami berharap Tiga Pena Indonesia bisa terus tumbuh dari Lampung Selatan menuju tingkat nasional. Untuk itu, kami memohon doa dan dukungan semua pihak agar cita-cita ini dapat terwujud,” harap Firdaus.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih.
”Saya bangga karena Tiga Pena Indonesia benar-benar produk asli Lampung Selatan. Ini bukti bahwa daerah mampu melahirkan media yang tidak hanya bertahan, tetapi juga bersaing di panggung nasional,” ujar Egi.
Bupati berharap kehadiran Tiga Pena Indonesia menjadi jendela yang membuka pandangan nasional terhadap potensi Lampung Selatan, sekaligus menjadi mitra yang senantiasa menjaga kebenaran, menyuarakan aspirasi masyarakat, dan membangun daerah melalui pemberitaan yang berimbang.
Dari satu sudut di Kalianda, Tiga Pena Indonesia kini menatap cakrawala yang lebih luas. Dua tahun adalah awal dari perjalanan panjang dan dengan dukungan masyarakat, langkah selanjutnya menuju kehadiran yang lebih kokoh di panggung nasional tinggal menunggu waktu.
(ior)











