Berita

Kalianda Jadi Perhatian, PUPR Lamsel Gelontorkan Rp22 Miliar untuk Rekonstruksi Empat Ruas Jalan di 2026

4
×

Kalianda Jadi Perhatian, PUPR Lamsel Gelontorkan Rp22 Miliar untuk Rekonstruksi Empat Ruas Jalan di 2026

Sebarkan artikel ini

KALIANDA – Kecamatan Kalianda, sebagai ibu kota Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu wilayah dengan porsi anggaran terbesar dalam program rekonstruksi jalan tahun 2026. Dari total 20 ruas jalan yang direkonstruksi dengan anggaran pinjaman Rp100 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), empat ruas di antaranya berada di Kecamatan Kalianda dengan total pagu mencapai Rp22.029.050.000.

Keempat ruas jalan di Kalianda yang direkonstruksi menggunakan dana pinjaman PT SMI adalah:

1. Lubuk Dalam – Way Urang (R.068): Rp3.956.450.000

2. Merak Belantung – Bulok (R.071): Rp9.312.600.000

3. Gunung Terang – Merak Belantung (R.074): Rp4.735.000.000

4. Munjuk Sampurna – Sidomulyo (R.085): Rp4.025.000.000

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lampung Selatan, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya terpaksa mengambil langkah besar mengajukan pinjaman ke PT SMI karena anggaran APBD sangat terbatas. “Kalau hanya mengandalkan anggaran murni APBD tahun ini, sangat jauh dari cukup. Sementara masyarakat terus menuntut perlunya perbaikan jalan,” ujarnya.

Ruas Jalan Lubuk Dalam–Way Urang telah diresmikan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama pada Selasa, 21 April 2026. Jalan sepanjang 1.075 meter yang sebelumnya rusak sejak 1998 itu kini menjadi akses strategis menuju Kawasan Wisata Batu Rame.

“Alhamdulillah pembangunan jalan ini telah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami berharap keberadaan jalan ini dapat meningkatkan kunjungan wisata dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” ujar Bupati Egi.

Dampak positif pembangunan jalan ini langsung dirasakan warga. Julian salah seorang penduduk setempat, mengungkapkan bahwa sebelumnya kondisi jalan ambruk dan tak tersentuh perbaikan sejak tahun 1998. “Sejak jalan ini mulus, pengunjung pantai semakin ramai dan dagangan kami menjadi lebih laris,” ujarnya.

Selain itu, pada 6 Maret 2026, Bupati Egi juga meresmikan ruas Jalan Kalirejo–Marga Catur sepanjang sekitar 950 meter di Kalianda. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki, memudahkan akses masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi dan permukiman.

Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, Agnatius Syahrizal, sebelumnya juga memastikan ruas Gunung Terang–Merak Belantung telah masuk dalam program penanganan tahun anggaran 2026 dengan panjang penanganan sekitar 2.200 meter.

Secara keseluruhan, total alokasi anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2026 mencapai Rp267,6 miliar, dengan Bidang Bina Marga mendominasi sebesar Rp178 miliar. Tingkat kemantapan jalan di Lampung Selatan pada 2025 telah mencapai 63 persen, namun masih terdapat sekitar 445 kilometer jalan yang perlu ditangani dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun.

Program rekonstruksi ini merupakan implementasi nyata dari visi Bupati Radityo Egi Pratama “Lampung Selatan Maju Menuju Indonesia Emas 2045” serta misi “Mewujudkan pemerataan pembangunan dengan berkeadilan dan berkelanjutan”. Bupati Egi berkomitmen agar setiap program pembangunan bersifat berdampak langsung bagi masyarakat dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur guna memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *