Berita

Sambut Hari Santri Nasional, MTsN 2 Pesawaran Gelar Jalan Sehat Santri Sarungan

3
×

Sambut Hari Santri Nasional, MTsN 2 Pesawaran Gelar Jalan Sehat Santri Sarungan

Sebarkan artikel ini

PESAWARAN – Menyambut Hari Santri Nasional, MTsN 2 Pesawaran menggelar kegiatan Jalan Sehat Santri Sarungan (JSSS) yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan pola hidup sehat sekaligus memperkuat nilai-nilai kesantrian di lingkungan madrasah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala MTsN 2 Pesawaran, H. Firmansyah, M.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa santri tidak hanya dituntut memiliki ilmu pengetahuan dan akhlak mulia, tetapi juga kesehatan jasmani yang mendukung aktivitas belajar, beribadah, dan mengabdi kepada masyarakat.

Menurutnya, tubuh yang sehat menjadi salah satu modal penting bagi santri untuk mengembangkan potensi diri dan menjalankan berbagai aktivitas secara optimal.

Jalan sehat tersebut diikuti keluarga besar MTsN 2 Pesawaran. Dengan mengenakan sarung sebagai simbol identitas dan tradisi khas santri, para peserta berjalan menyusuri kawasan sekitar madrasah sembari melantunkan lagu-lagu bertema Hari Santri.

Suasana penuh keceriaan dan antusiasme mewarnai kegiatan tersebut. Selain mendorong kebiasaan hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas santri yang menjunjung tinggi nilai agama dan cinta Tanah Air.

Keseruan berlanjut setelah jalan sehat selesai. Seluruh peserta mengikuti makan bersama dengan menggunakan tampah, tradisi sederhana yang menghadirkan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Momen tersebut tidak sekadar menjadi ajang menikmati hidangan bersama, tetapi juga mengandung pesan tentang pentingnya kesederhanaan, rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan Jalan Sehat Santri Sarungan, MTsN 2 Pesawaran berharap dapat membentuk generasi santri yang sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar dan pengabdian yang tinggi.

Semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para santri mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, dan berkontribusi bagi agama, masyarakat, serta Indonesia.(*)

Pewarta  : Nurdin Kamini 

Sumber  : Azka/rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *